Senin 26 Januari 2026
spot_img
BerandaBlogWALIKOTA BATAM AMSAKAR ACHMAD HADIRI MUSRENBANG KELURAHAN SADAI TAHUN 2026

WALIKOTA BATAM AMSAKAR ACHMAD HADIRI MUSRENBANG KELURAHAN SADAI TAHUN 2026

Namirahbatam.or.id

Sadai – Bengkong – Kota Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai Tahun 2026

Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Batam. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sadai, Minggu (11/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menekankan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis sebagai pintu awal penyusunan kebijakan pembangunan yang realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar forum pengumpulan usulan.

“Musrenbang adalah ruang untuk menyepakati prioritas. Dengan keterbatasan anggaran, kita dituntut memilih program yang benar-benar dibutuhkan dan memberi manfaat besar bagi warga,” ujar Amsakar.

Musrenbang Kelurahan Sadai digelar di Room VIP E Restoran Golden Prawn 933.

Amsakar memaparkan bahwa akumulasi usulan pembangunan dari seluruh kelurahan di Batam berpotensi mencapai kebutuhan anggaran sekitar Rp9 triliun, jauh di atas kemampuan APBD Kota Batam yang saat ini berada di kisaran Rp4,27 triliun. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut perencanaan yang cermat dan selektif.

Ia menjelaskan, setiap usulan yang dibahas di tingkat kelurahan harus telah disaring dan diprioritaskan sebelum dibawa ke Musrenbang Kecamatan. Selanjutnya, usulan tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, pokok-pokok pikiran DPRD, serta arah kebijakan dan visi misi kepemimpinan Amsakar–Li Claudia.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Amsakar menyampaikan bahwa kinerja pembangunan Batam menunjukkan hasil yang menggembirakan. Selama sepuluh bulan terakhir, perekonomian Batam tumbuh sebesar 6,89 persen, sementara realisasi investasi hingga triwulan III 2025 mencapai Rp54,74 triliun atau sekitar 91 persen dari target Rp60 triliun.

Tak hanya itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga terus meningkat hingga mencapai 83,8, tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau dan menempatkan Batam dalam jajaran lima besar daerah dengan capaian pembangunan terbaik di Sumatera.

“Indikator ini mencerminkan perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Tata kelola pemerintahan kita berada di jalur yang benar,” ungkapnya.

Amsakar juga menyoroti keberhasilan Batam dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Persentase penduduk miskin turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen, capaian yang mengantarkan Batam meraih penghargaan nasional atas kinerja penurunan kemiskinan.

Menutup kegiatan Musrenbang, Amsakar mengajak masyarakat untuk terus aktif terlibat dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.

“Pembangunan Batam tidak bisa berjalan sendiri. Partisipasi masyarakat melalui Musrenbang memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat dan berkeadilan,” ujarnya.

Hadir dalam Musrenbang Kelurahan Sadai 2026 Lurah Sadai, Anugrah Hidayat dan Camat Bengkong, M.Fairus Batubara serta Wawan Purnawan selaku Ketua RW 16 Cahaya Garden sekaligus Ketua Yayasan Namirah Bengkong Sadai.

Editor
MSN

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular