



Namirahbatam.or.id
Undangan itikaf dan Sahur Bersama Jamaah Masjid Namirah pada Malam 29 Ramadhan 1447H
Assalamu’alaikum wr wb.
Di hari yang penuh berkah ini, mari kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan kasih sayang yang telah Allah berikan kepada kita semua, sholawat teriring salam semoga tercurahlimpahkan kepada junjungan alam baginda Nabi Muhammad SAW, semoga kelak kita mendapatkan syafaat di akhirat, aamiiin yaa Rabbal Alamin.
Kaum muslimin, jamaah Namirah Rahimakumullah.
DKM Masjid Namirah mengundang seluruh Jajaran Pengurus & Jamaah Masjid Namirah pada Kegiatan Itikaf dan Sahur Bersama Jamaah di Malam 29 Ramadhan 1447H. Semoga kita semua diberikan waktu dan kesempatan serta di ringankan langkah kaki kita untuk bisa bersama sama hadir dengan niat untuk menggapai Ridho Allah SWT. Aamiiin Yaa Rabbal Alamin.
Saat ini kita semua sedang berdiri di penghujung sebuah tamu agung yang sebentar lagi akan berpamitan di akhir bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Rasanya baru kemarin Ramadhan menyapa kita, namun waktu begitu cepat melesat. Tak terasa, tinggal beberapa saat lagi Ramadhan akan pergi meninggalkan kita. Entah nanti kita yang akan ditinggalkan, atau justru kita yang pergi meninggalkan dunia sebelum sempat bertemu dengannya lagi.
Saudaraku, Ramadhan adalah anugerah besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bulan penuh kasih sayang, bulan ampunan, bulan keberkahan. Di dalamnya Allah membuka pintu-pintu surga selebar-lebarnya, Dia juga menutup rapat pintu-pintu neraka, dan Dia belenggu setan-setan agar kita lebih mudah meraih kebaikan. Ini bulan puasa, bulan Al-Qur’an, bulan sedekah, bulan perlombaan dalam berbuat taat dan bulan pahala yang dilipatgandakan.
Dengan segala kemuliaan Ramadhan, wajar jika hati kita terasa berat untuk melepas kepergiannya. Bahkan, seharusnya kita menangis karena waktu bersamanya hanya tinggal seujung kuku. Karena siapa tahu, inilah Ramadhan terakhir dalam hidup kita.
Tapi menangis saja tak cukup. Tangisan itu harus membakar semangat amal kita di sisa hari dan malam yang ada. Jika di awal Ramadhan kita masih malas-malasan, di akhir inilah saatnya kita menyalakan api semangat untuk beribadah.
Karena, seperti sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
وَإِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
“Sesungguhnya setiap amalan itu tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari)
Wassalamu’alaikum wr wb.
Sumber https://nu.or id
Editor :
MSN


