
Namirahbatam.or.id
Pemko Batam Gelar Shalat Istisqa di Engku Putri Di Tengah Kondisi Waduk Batam Mulai Mengering, Mengharap Ridho Allah SWT Hujan Segera Turun
BATAM – Musim kemarau membuat sejumlah waduk penyuplai air baku di Kota Batam mulai mengalami penyusutan.
Sebagai ikhtiar spiritual sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Pemerintah Kota Batam menggelar Shalat Istisqa di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (30/3/2026) pagi.
Sejak pukul 09.00 WIB, ratusan warga bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Batam tampak memadati alun-alun Engku Putri.
Mereka datang dengan satu tujuan yang sama, memanjatkan doa agar hujan segera turun dan krisis air tidak semakin meluas.
Shalat Istisqa dipimpin oleh Jefry AR sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kyai Dhoifi Ibrahim.
Suasana khidmat menyelimuti jalannya ibadah, dengan para peserta mengikuti setiap rangkaian shalat dan do’a.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Batam, DR.H. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Batam, pimpinan BP Batam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Dalam pelaksanaannya, shalat berlangsung tertib dan berakhir sekitar pukul 09.44 WIB.
Setelah shalat, jamaah melanjutkan dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan mengisi kembali waduk-waduk yang mulai mengering.
Kegiatan ini menjadi bentuk upaya lahir dan batin Pemerintah Kota Batam dalam menghadapi ancaman kekeringan.
Selain terus mengoptimalkan pengelolaan air dan waduk, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menghemat penggunaan air bersih di tengah kondisi cuaca yang belum menentu.
Pelaksanaan Shalat Istisqa ini juga menunjukkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga Batam.
Dengan do’a yang dipanjatkan bersama, diharapkan hujan segera turun dan pasokan air bersih di Kota Batam kembali stabil.
Editor
MSN


