






Batam, 16 Agustus 2026
Namirahbatam.or.id
TPQ Namirah Cahaya Garden Bengkong Sukses Gelar Khataman & Imtihan ke 7 Sebanyak 18 Santri 1448H.
BATAM – Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) Qira’ati Namirah Cahaya Garden Bengkong – Batam sukses menggelar acara Khataman dan Imtihan Angkatan Ke 7 dengan jumlah 18 santri di Lahan Sebelah Masjid Namirah Cahaya Garden pada hari Minggu (16 Agustus 2026) berkat Rahmat Allah SWT kepada kita semua.
Rangkaian Acara ini berlangsung sukses dan meriah, di awali dengan Tawasul kepada Pendiri Metode Qiraati, melantunkan Sholawat Nabi Muhammad SAW diiringi hadroh dengan pawai santri, dengan harapan kegiatan ini mendapatkan Ridho Allah SWT dan kelak mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Kyai Kafidil Ulum.
Dalam Kegiatan Khataman & Imtihan Angkatan Ke 7 terdapat 18 santri, dan dokumentasi internal selama Khotaman berlangsug dibantu oleh Bapak Mulyana selaku Bendahara DKM Namirah sekaligus Ketua RT 4/ RW16.
Khotaman dan Imtihan kali ini menjadi sejarah TPQ dengan jumlah santri Khotaman terbanyak. Penampilan Santri TPQ Namirah hari ini baik Santri Khotaman , Santri Pra PTPT dan Santri PTPT menunjukkan kemajuan yang signifikan dan itu disampaikan langsung Korcab Qiroati Batam, Kyai Dhoifi, didampingi oleh
Acara Khataman dan Imtihan Ke 7 ini dipandu oleh MC dari Guru TPQ dengan nuansa yang cukup komunikatif untuk menguji apakah santri layak lulus atau tidak dengan melibatkan para tamu undangan, para pengurus TPQ Qiraati sekota Batam.
TPQ Namirah saat ini masih menjadi satu satunya TPQ di Kecamatan Bengkong yang telah menerapkan metode Qiroati yang saat ini sudah sangat populer di kalangan muslim di indonesia sebagai salah satu metode membaca Al-Qur’an karya K.H.Dahlan Salim Zarkasyi yang berasal dari kota Semarang Jawa Tengah.
Metode Qiroati adalah metode belajar membaca dan menulis Al-Qur’an dengan prinsip tartil dengan memperhatikan kaidah ilmu tajwid.
Acara Imtihan juga menampilkan Santri Pra PTPT (Pra Tahfidz) & Santri PTPT TPQ Namirah dan TPQ Nurul Anwar.
Kegiatan Khataman dan Imtihan Ke 7 TPQ Namirah dihadiri Dewan Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan, Pengurus DKM, Ketua Koordinator Qiroati Cabang Batam, Korcam, Qiraati, Pengurus TPQ Namirah & Dewan Guru TPQ Namirah, Koordinator pendidikan Alquran metode qiroati wilayah Batam, tokoh agama & tokoh masyarakat setempat, Ketua RW 16 Cahaya Garden Bapak Wawan Purnawan, S.E., Wali Khataman & Imtihan, walisantri dan Santri TPQ Namirah serta Jamaah Masjid Namirah.
Sebelum khataman dan Imtihan ke 7, 18 santri Khotaman telah melewati tahapan ujian yang ketat. Acara itu juga menjadi laporan hasil belajar santri kepada wali santri, dengan harapan agar mereka menjadi anak sholeh yang bermanfaat bagi orang tua, agama, dan bangsa Indonesia. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membawa berkah bagi santri, ustadz, ustadzah, dan warga sekitar Masjid Namirah dan sekitarnya, tutur Bapak Muhammad Parso selaku Sekretaris DKM Namirah.
Pengurus TPQ Namirah menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar sebesarnya kepada Jajaran Dewan Pembina Yayasan Namirah, Jajaran Pengurus Yayasan Namirah, Jajaran Pengurus DKM Namirah, Seluruh Wali Santri Khataman dan Imtihan angkata Kedua, Walisantri TPQ Namirah, Seluruh Panitia & Jamaah Masjid Namirah dan Koordinator pendidikan Alquran metode qiroati wilayah Batam serta tokoh agama & tokoh masyarakat setempat, RT/RW yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut dengan segala dukungan yang diberikan, baik tenaga, pikiran, moril dan materil, mudah-mudahan Allah SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda untuk siapapun yang telah membantu mensukseskan kegiatan ini, Aamiiin tutur Kyai Kafidil Ulum, selaku Pengurus TPQ Namirah dalam sambutannya.
“Kami dari pengurus TPQ, menghimbau kepada anak bapak-ibu untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi lagi di TPQ Namirah. Sebaiknya anak bapak-ibu mengikuti program Pasca TPQ Pra Tahfidz atau Pra PTPT. Kami ucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini. Kegiatan Khotaman menjadi agenda rutin per 6 bulan TPQ Namirah insya allah akan menyelenggarakan Khataman & Imitihan Santri sesuai arahan Qira’ati Cabang Batam. Mudah-mudahan TPQ Namirah terus istiqomah mencetak generasi muda yang Islami & Qur’ani melalui pendidikan santri di TPQ Namirah, tambahnya.
Dalam sambutannya Kepala TPQ Namirah Kyai Kafidil Ulum meminta agar Wali Santri memastikan terus bekerja baik Ketua Panitia Imtihan dari Walisantri Santri Khotaman menyampaikan ribuan terima kasih kepada Segenap Dewan Guru TPQ Namirah yang telah mendidik santri sehingga bisa mengkhotamkan 18 santri khotaman.
Dalam sambutannya Ketua Dewan Pembina Yayasan Namirah Bengkong Sadai, Sigit Naharudin, S.Kom, menyampaikan ribuan terima kasih kepada Segenap Dewan Guru TPQ Korcab, Korcam , Jajaran Pengurus Yayasan Namirah, Jajaran Pengurus DKM Namirah, Seluruh Wali Santri Khataman dan Imtihan angkatan Ke 7 Walisantri TPQ Namirah, Seluruh Panitia & Jamaah Masjid Namirah dan Koordinator pendidikan Alquran metode qiroati wilayah Batam serta tokoh agama & tokoh masyarakat setempat, Perangkat RT/RW yang turut mensukseskan kegiatan ini, semoga Allah SWT melipatgandakan pahala Bapak Ibu sekalian, dan tak lupa kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jikalau selama kegiatan berlangsung ada khilaf dan salah serta kurangnya disana sini, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kesuksesan para santri, adalah berkat kesabaran dan ketelatenan dari asatidz/asatidzah Dewan Guru TPQ Namirah dalam mendidik santri santrinya yang saat berjumlah lebih dari 140 orang santri, serta dukungan dari warga masyarakat dan tokoh agama di lingkungan Namirah, serta wali santri yang sudah mempercayakan kami untuk mendidik anak anak santri TPQ Namirah.
Kami mohon do’anya kepada Para Alim Ulama, Sesepuh pinisepuh, Guru – Guru Kita yang hadir, mohon do’akan kami agar kami senantiasa tawadhu, istiqomah dan sehat dalam mengemban Amanah ini, dan terus mampu mencetak santri santri TPQ Namirah yang ber-Aqidah Ahlusunnah Wal’jamaah an-nahdliyah mengikuti Pendiri NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari yang telah menyatakan pola pemikiran aswaja an-nahdliyah yang mencakup satu kesatuan prinsip keagamaan Islam yaitu aspek aqidah, syariah, dan akhlak sebagai generasi muda yang akan menggantikan kami kedepan di Namirah, tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya Perwakilan Korcab Qira’ati Batam menghimbau agar santri mengaji di usia dini yakni usia 3 tahun, jika bisa ngaji pagi dan sore maka anak tersebut akan bisa selesai khataman di usia 4-5 tahun dan melanjutkan program Tahfiz Qur’an sekitar 4 tahun, Insya Allah nanti di usia 9 Tahun santri tersebut sudah dapat menjadi Hafidz Qur’an 30 Juz, tuturnya.
Kami juga memberikan apresiasi bagi pengurus TPQ Namirah, setelah sukses menggelar Khataman dan Imtihan ke 6 dengan 5 santri bocah cilik, mudah-mudahan kedepan akan lebih banyak lagi santri Khataman untuk Angkatan ke depan, dan kita berharap, agar acara seperti ini digelar 6 bulan sekali, agar melahirkan santri-santri yang bisa menghafal Alquran dengan baik, dengan metode Qiroati, tambahnya.
Acara di tutup dengan Do’a dan sesi photo Bersama, ramah Tamah serta Makan Siang yang sudah disediakan Panitia.
MSN



