

Namirahbatam.or.id
Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-34 Tingkat Kota Batam tahun 2026 dibuka mulai tanggal 10 April 2026 dan akan dibuka secara resmi oleh Walikota Batam, DR.H.Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si.
Tak hanya menghadirkan lomba-lomba bernuansa religi, namun juga diramaikan dengan kehadiran 12 stand bazar dari Tim Penggerak PKK di seluruh kecamatan se-Kota Batam.
Amsakar Achmad secara resmi membuka Bazar UMKM dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits ke-34 Kota Batam di Dataran Engku Puteri, Jumat (10/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Amsakar menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas hingga mampu menembus pasar global.
“Kita ingin UMKM Batam tidak hanya bertahan, tapi juga berdaya saing dan go global,” ujar Amsakar.
Ia memaparkan lima aspek penting yang menjadi fokus penguatan UMKM. Pertama, peningkatan manajemen dan tata kelola usaha melalui pelatihan sumber daya manusia agar lebih profesional.
Kedua, aspek kemasan produk. Menurut dia, desain yang menarik menjadi kunci dalam memikat konsumen di pasar yang kompetitif.
Ketiga, legalitas perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi BPOM, hingga label halal guna menjamin keamanan dan kepercayaan konsumen.
Keempat, akses permodalan. Pemkot Batam, kata dia, menyediakan pinjaman tanpa bunga hingga Rp20 juta, di mana pelaku UMKM hanya perlu mengembalikan pokok pinjaman.
Kelima, pemanfaatan digital marketing. Amsakar menekankan pentingnya teknologi dalam mempercepat pertumbuhan usaha.
“Kalau dimanfaatkan dengan baik, peningkatannya bukan lagi berkali, tapi bisa sepuluh kali bahkan tak terhingga,” kata dia.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya evaluasi berbasis data agar program yang dijalankan tidak sekadar seremoni.
Amsakar mencontohkan target peningkatan jumlah peserta bazar dari 80 menjadi 160, serta lonjakan omzet dari Rp1 miliar menjadi Rp13 miliar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan filosofi pembangunan Batam yang mencakup tiga hal, yakni menghadirkan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, serta memberdayakan masyarakat.
“Kami fokus pada pemberdayaan agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudy Panjaitan, mengatakan MTQH ke-34 berlangsung selama sepekan, mulai 10 hingga 18 April 2026.
Kegiatan ini diikuti kafilah dari 12 kecamatan se-Kota Batam, sekaligus dimeriahkan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan daerah.
“Ini bukti ekonomi kreatif Batam terus bergerak. Mari kita dukung bersama,” kata Rudy.
“Kami ingin tahun ke tahun kualitas produk UMKM Kecamatan Bengkong semakin meningkat. Ini agenda tahunan, dan kami berharap PKK Kecamatan Bengkong terus berinovasi dan menunjukkan ciri khas masing-masing,” tutur Ketua TP PKK Kecamatan Bengkong, Tiara Armela didampingi Camat Bengkong, Mohammad Fairus R Batubara, S.STP.
Stand bazar dari Kecamatan Bengkong sangat antusias dengan keikutsertaan mereka di bazar MTQH ini. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat berarti untuk memperluas jaringan pemasaran produk-produk UMKM Bengkong ke masyarakat luas, tambahnya.
Dengan pelaksanaan yang sudah dipersiapkan matang oleh panitia, seluruh pihak berharap acara berjalan lancar dan sukses, membawa keberkahan bagi seluruh warga Batam.
Pelaksanaan bazar dan MTQH yang digelar di Dataran Engku Putri ini menjadi simbol sinergi antara spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Diharapkan kegiatan ini terus berkembang di tahun-tahun mendatang sebagai ikon religi dan ekonomi kreatif Kota Batam.
Editor
MSN


